Diutus untuk memberitakan Injil

Pertemuan tutup tahun 2024

Dalam ibadah tutup tahun selalu memiliki cerita tersendiri. Setiap tanggal 31 Desember kita merayakan pergantian tahun dengan meriah. Dibuka oleh makan bersama dengan jemaat, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja hingga keluarga saling membaur. Ibadah tutup tahun juga merupakan ibadah untuk merayakan kemenangan kita dalam menyelesaikan pembacaan firman yang sering di sebut ODB (our daily bread). Banyak brother dan sister yang menyelesaikan dan mereka bersaksi bagaimana perjuangan dan perjalanan mereka menyelesaikan pembacaan harian. Mereka pun menjadi motivasi bagi brosist yang belum dapat menyelesaikan, sehingga awal tahun 2025 kita dapat bekomitmen menyelesaikan ODB (our daily bread). Firman Tuhan adalah hal yang kita butuhkan setiap harinya, jangan menganggap sepele (gampangan) kita perlu komitmen dalam hal ini dan kita harus terus disiplin.

Our daily bread yang artinya makanan (roti) kita setiap hari, jangan sampai kita tidak makan! Kalau kita lupa makan pasti tubuh akan lemah, begitu pula hubungan kita dengan Tuhan. Menyambut tahun yang baru, banyak jemaat dari kota-kota juga bersaksi bagaimana perjalan mereka terus melakukan pekerjaan-pekerjaan Tuhan di dalam satu tahun ini dan bagaimana mereka melewati banyak hal tetapi mereka terus semangat dalam Tuhan. Kita juga menyapa kota-kota yang terlebih dahulu merayakan tahun baru seperti Papua, Manado, Ambon, Balikpapan.

Ibadah tutup tahun juga tidak lepas dari kita mendengar kembali suara Tuhan. Pak Darwin juga menyampaikan bahwa rasul adalah orang yang dipilih dan diutus oleh Tuhan, seperti Paulus (Galatia 1:1). Pak Darwin dan tim dalam kerasulan juga orang-orang yang dipilih dan diutus Tuhan kepada kita. Pemberita Injil yang diutus oleh Tuhan dengan yang tidak diutus Tuhan itu berbeda. “Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.” (1 korintus 4:11). Orang yang diutus pasti memberitakan Injil yang benar, banyak peniru muncul hanya untuk menyimpangkan pemberitaan Injil Tuhan (injil palsu). “Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.” (Galatia 1:6-7). Kita bertobat dan dilahirkan kembali karena pemberitaan injil dari orang yang sudah diutus oleh Tuhan. Tidak semua Injil sama di dunia ini, yang membedakan adalah Roh nya. Jika seorang pemberita yang diutus memberitakan Injil lain (bukan Injil dari Tuhan namun injil manusia) maka ia terkutuk! Mari kita renungkan perjalanan iman kita selama 2024, jangan sampai kita berhenti dan mengundurkan diri.

“Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu? Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? Siasiakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia! Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?” (Galatia 3:1-5). Mengapa saudara bertobat dan dilahirkan kembali? Suatu pertanyaan simple namun perlu kita sadari dan ingat terus. Kita menerima Roh karena percaya kepada pemberitaan Injil! Saudara mengira sejak kecil sudah menjadi Kristen atau pelayanan membuat saudara memperoleh Roh, itu berarti saudara sudah jatuh dalam hukum Taurat. Injil berbicara dosa itu selesai. Dengan tegas pak Darwin sampaikan di dalam menyambut tahun 2025, saudara di dalam jemaat karena ada Roh dan Pemberitaan Injil. Pemberitaan Injil membawa hidup. “Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. . Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!” (Roma 10:13-14). Harus ada yang diutus untuk memberitakan Injil, yaitu orang yang telah dipenuhi Roh Kudus (Kisah Para Rasul 19:1-6). Kita meninggalkan tahun 2024 dengan senyuman dan kemenangan. Kita akan bangkit menjadi kesatria atau pejuang (Warrior). Seorang kesatria tidak akan pernah menentang otoritas dan perintah, walau perintah itu tidak sesuai dengan perasaan pribadi. Mari kita melangkah dengan iman untuk menjalani panggilan di tahun 2025. Kita adalah pemberita Injil Tuhan, Haleluya ….Tim Redaksi JKI Maranatha Jubilee 31122024

Warta Jemaat
Scroll to Top